Sabtu, 18 September 2010

Keutamaan Solat Taraweh


Pertama, akan mendapatkan ampunan dosa yang telah lalu.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759).

Kedua, shalat tarawih bersama imam seperti shalat semalam penuh.

Dari Abu Dzar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengumpulkan keluarga dan para sahabatnya. Lalu beliau bersabda

“Siapa yang shalat bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya pahala qiyam satu malam penuh.”

Ketiga, shalat tarawih adalah seutama-utamanya shalat.

Ulama-ulama Hanabilah (madzhab Hambali) mengatakan bahwa seutama-utamanya shalat sunnah adalah shalat yang dianjurkan dilakukan secara berjama’ah.
Selain itu, masih ada beberapa keutamaan dari sholat tarawih,

Dari Ali bin Abi Thalib ra bahwa dia berkata:
Nabi SAW ditanya tentang keutamaan-keutamaan tarawih di bulan Ramadhan. Kemudian beliau bersabda:

1. Pada malam pertama, Orang mukmin keluar dari dosanya pada malam pertama,seperti saat dia dilahirkan oleh ibunya.
2. Pada malam kedua, ia diampuni,& juga kedua orang tuanya, jika keduanya mukmin.
3. Pada malam ketiga, seorang malaikat berseru dibawah ‘Arsy:“Mulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu yg telah lewat.”
4. Pada malam keempat, dia memperoleh pahala seperti pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, & Al-Furqan (Al-Quran).
5. Pada malam kelima, Allah Ta’ala memeberikan pahala seperti pahala orang yg shalat di Masjidil Haram, masjid Madinah & Masjidil Aqsha.
6. Pada malam keenam, Allah Ta’ala memberikan pahala orang yg berthawaf diBaitul Makmur & dmohonkan ampun oleh setiap batu & cadas.
7. Pada malam ketujuh, seolah-olah ia mencapai derajat Nabi Musa a.s. & kemenangannya atas Fir’aun & Haman.
8. Pada malam kedelapan, Allah Ta’ala memberinya apa yg pernah Dia berikan kpd Nabi Ibrahin as
9. Pada malam kesembilan, seolah2 ia beribadat kpd Allah Ta’ala sebagaimana ibadatnya Nabi saw.
10. Pada Malam kesepuluh, Allah Ta’ala mengaruniai dia kebaikan dunia & akhirat.
11. Pada malam kesebelas, ia keluar dari dunia seperti saat ia dilahirkan dari perut ibunya.
12. Pada malam keduabelas, ia datang pd hari kiamat sedang wajahnya bagaikan bulan di malam purnama.
13. Pada malam ketigabelas, ia datang pd hari kiamat dlm keadaan aman dari segala keburukan.
14. Pada malam keempat belas, para malaikat datang seraya memberi kesaksian utknya, bahwa ia telah melakukan shalat tarawih, maka Allah tdk menghisabnya pd hari kiamat.
15. Pada malam kelima belas, ia didoakan oleh para malaikat & para penanggung (pemikul) Arsy & Kursi.
16. Pada malam keenam belas, Allah menerapkan baginya kebebasan utk selamat dari neraka & kebebasan masuk ke dlm surga.
17. Pada malam ketujuh belas, ia diberi pahala seperti pahala para nabi.
18. Pada malam kedelapan belas, seorang malaikat berseru, “Hai hamba Allah, sesungguhnya Allah ridha kepadamu & kepada ibu bapakmu.”
19. Pada malam kesembilan belas, Allah mengangkat derajat2nya dlm surga Firdaus.

1. Pada malam kedua puluh, Allah memberi pahala para Syuhada (orang2 yg mati syahid) & shalihin (orang2 yg saleh).
2. Pada malam kedua puluh satu, Allah membangun utknya sebuah gedung dari cahaya.
3. Pada malam kedua puluh dua, ia datang pd hari kiamat dlm keadaan aman dari setiap kesedihan & kesusahan.
4. Pada malam kedua puluh tiga, Allah membangun utknya sebuah kota d dlm surga.
5. Pada malam kedua puluh empat, ia memperoleh duapuluh empat doa yg dkabulkan.
6. Pada malam kedua puluh lima , Allah Ta’ala menghapuskan darinya azab kubur.
7. Pada malam keduapuluh enam,Allah mengangkat pahalanya selama empat puluh tahun.
8. Pada malam keduapuluh tujuh, ia dpt melewati shirath pd hari kiamat, bagaikan kilat yg menyambar.
9. Pada malam keduapuluh delapan, Allah mengangkat baginya seribu derajat dlm surga.
10. Pada malam kedua puluh sembilan, Allah memberinya pahala seribu haji yg diterima.
11. Pada malam ketiga puluh, Allah ber firman :“Hai hamba-Ku, makanlah buah-buahan surga, mandilah dari air Salsabil & minumlah dari telaga Kautsar.Akulah Tuhanmu, dan engkau hamba-Ku.”

Sumber : Kitab Duratun Nasihin, Bab Keistimewaan Bulan Ramadhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar